Tampilkan postingan dengan label pilgubdki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pilgubdki. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Mei 2012

Pesan Jakmania untuk Calon DKI I: No Stadium, No Vote


Minggu, 27 Mei 2012 17:08 wib wib
Spanduk pesan untuk cagub DKI dari The Jak (Foto: Okezone/Fitra Iskandar)

JAKARTA - Suporter Persija Jakarta atau The Jakmania mengirim pesan tegas bagi para calon gubernur yang menginginkan suara mereka. Jika ingin didukung, para calon DKI 1 itu harus bisa meyakinkan The Jak bahwa mereka akan membangun stadion baru untuk Macan Kemayoran.

Pesan itu dipampang The Jak di Sektor 14 Stadion Gelora Bung Karno saat laga Persija versus Persib Bandung, Minggu (27/5/2012) sore.

“DKI 1: No stadium, no vote," demikian tertulis dalam spanduk besar itu.

Persija selama ini tidak memiliki stadion sendiri dan selalu meminjam Gelora Bung Karno untuk menjamu lawan-lawan mereka. Sebelumnya, tim Ibu Kota ini menjadikan Stadion Lebak Bulus sebagai markas, namun dua musim terakhir stadion tersebut tidak digunakan lagi karena dianggap kurang layak. Apalagi stadion itu rencananya akan diruntuhkan untuk fasilitas pengembangan sistem transportasi DKI.

Tidak heran jika The Jak begitu mengidam-idamkan stadion sendiri yang bisa menjadi markas kebanggaan.

Saat Persija melakoni laga di Solo beberapa waktu lalu karena tidak bisa menggunakan Gelora Bung Karno, mereka sempat didatangi Jokowi, calon Gubernur DKI yang juga Wali Kota Solo. Ketika itu, The Jak secara langsung menyampaikan harapan kepada Jokowi untuk membangunkan stadion jika dia menang. Jokowi pun menanggapi santai, bahwa itu perkara mudah sebab DKI sebenarnya memiliki anggaran asal DPRD menyetujuinya.

Di luar itu, suporter Persija memang menarik didekati para cagub karena memiliki massa yang besar. Itu pun sudah ditangkap oleh para cagub. Di pertandingan sore hari ini, Hidayat Nurwahid (HNW) dan Didiek Rachbini, cagub-cawagub dari PKS mengenakan kaus orange menyempatkan hadir di tengah-tengah lautan The Jak.

The Jak memang menggoda para cagub untuk datang dan menarik simpati mereka langsung dari stadion.

Spanduk "DKI 1: No Stadium, No vote," akhirnya diturunkan The Jak saat pertandingan dimulai. Spanduk itu menghalangi pandangan penonton yang berdiri dekat pagar tempat spanduk itu dibentangkan.
(ton)

Jokowi-Ahok Tetap Yakin Menang Satu Putaran


Senin, 28 Mei 2012 19:14 wib wib
Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Hasil jajak pendapat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mencatat kenaikan cukup signifikan pada elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Elektabilitas Jokowi-Ahok naik dari 14,4 persen pada Maret menjadi 20,9 persen di bulan Mei 2012. Namun demikian, peneliti LSI, Toto Izzul Fatah menyatakan, pasangan ini hanya bisa memaksa pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli untuk melangsungkan Pemilukada dua putaran.

"Jokowi-Ahok hanya bisa memaksakan Foke-Nara dua putaran," ungkapnya saat dihubungi wartawan, Senin (28/5/2012).

Menanggapi hal itu, Ahok mengaku tidak terlalu percaya dengan hasil polling sebab politik tidak bisa dirumuskan secara linier. Menurut Ahok, bisa saja pasangannya memenangkan pertarungan dalam satu putaran.

"Bisa saja semua beda dengan survei karena Jakarta komunikasi sangat mudah," ungkap Ahok dalam pesan singkatnya. Dia pun yakin bisa mengubah tingkat keterpilihan dirinya bersama Joko Widodo. Tinggal bagaimana keduanya bisa lebih mendekatkan diri kepada akar rumput.

"Isu-isu apapun bisa ubah keadaan. Kami tetap target satu putaran," tegas dia. Ahok merujuk pada penurunan tingkat keterpilihan calon gubernur incumbent Fauzi Bowo (Foke) dari 49,1 persen ke 43,3 persen.
(ded)